We laugh we dance then we cry



(Model: Nova Batsaina Irba)


Akan ada saat dimana kita telah terlalu lelah untuk mengenang.
Tentang hidup yang di teorikan
Tentang  hari-hari yang dikristalkan
Tentang banyak hal.
Bahkan tentang jumlah jari-jari kaki kita sendiri yang terlalu sering mencium bau tanah.


Dan kita sadar hidup demikian adanya.
Lantas kita berjalan, berlari, namun ternyata tersesat dalam diri kita sendiri

Dan kita sadar hidup demikian adanya.
Lantas kita tertawa, menangis, dan akhirnya bising oleh suara kita sendiri.

Dan kita sadar hidup demikian adanya.
Lantas kita menari.


Dan memang apa lagi?

2 Comments

  1. Yohan Salman says:

    Sangat setuju dengan ucapan Anda "Dan kita sadar hidup demikian adanya.
    Lantas kita berjalan, berlari, namun ternyata tersesat dalam diri kita sendiri".

    Kadang kita seperti itu.

  2. mentarinadya says:

    iya, karena hidup memang demikian adanya :)

Leave a Reply

mentarinadya. Powered by Blogger.